Pelajaran 43
Mengapa kira-kira ya?
Anna sedang mengikuti karya wisata universitasnya. Hari ini mereka mengunjungi puri Himeji di Provinsi Hyôgo.
Kata kunci:
DÔSHITE DESHÔ KA
Naskah
先生 | 姫路城は奇跡の城と言われています。 どうしてでしょうか。 |
Puri Himeji dikatakan sebagai puri keajaiban. Mengapa kira-kira ya? |
---|---|---|
Sensei | HIMEJI-JÔ WA KISEKI NO SHIRO TO IWARETE IMASU. DÔSHITE DESHÔ KA. Puri Himeji dikatakan sebagai puri keajaiban. Mengapa kira-kira ya?
|
|
ロドリゴ | 戦争でも焼けなかったからです。 | Karena tidak terbakar bahkan perang.
|
Rodrigo | SENSÔ DEMO YAKENAKATTA KARA DESU.
Karena tidak terbakar bahkan perang.
|
|
アンナ | さすが、ロドリゴ! | Hebat, Rodrigo!
|
Anna | SASUGA, RODORIGO!
Hebat, Rodrigo!
|
Petunjuk tata bahasa
DÔSHITE DESHÔ KA
(Mengapa kira-kira ya?)
DÔSHITE adalah "mengapa". Dalam kalimat resmi, DÔSHITE menjadi NAZE.
contoh: NAZE DESHÔ KA.
Sensei Oshiete
Dalam situasi seperti apa kita dapat menggunakan DESHÔ?
Gunakan DESHÔ pada akhir kalimat, saat membicarakan mengenai perkiraan masa depan atau sesuatu yang tidak pasti.
Kata Tiruan Bunyi
Suara bagi jawaban benar dan salah
Bahasa Jepang adalah bahasa yang memiliki banyak kata tiruan bunyi (onomatope). Sejumlah besar onomatope dalam bahasa Jepang berasal dari suara-suara yang dibuat oleh hewan hingga suara-suara yang mengungkapkan perasaan, dijelaskan dengan audio.
Catatan Si Anna
Puri Himeji juga dikenal sebagai Puri Shirasagi atau Kuntul Putih. Shirasagi adalah sejenis burung. Ada banyak teori yang menjelaskan asal nama ini. Namun yang paling populer adalah bahwa puri putih itu terlihat seperti burung Shirasagi.
